Punya Modal Kecil Mending Buka Kedai Apa Kopi Keliling?
Tingginya konsumsi kopi di tengah masyarakat Indonesia membuat kopi menjadi peluang usaha yang begitu menjanjikan. Ada beberapa ide peluang usaha di bisnis kopi mulai dari membuka cafe, gerai atau kedai kopi, hingga jualan kopi keliling.
Peluang bisnis kopi keliling saat ini juga terbilang menjanjikan dan menguntungkan. Dengan jualan kopi keliling, Anda menjual kopi dengan fleksibel yaitu mengunjungi tempat-tempat keramaian, seperti kampus, sekolah, instansi pemerintah, perkantoran, taman hiburan, atau destinasi wisata.
Lantas mending mana membuka kedai kopi atau kopi keliling jika punya modal kecil? Untuk selengkapnya, perhatikan ulasan berikut.
Sebelum Anda berbisnis, hal terpenting yang perlu Anda siapkan adalah modal usaha, Modal usaha awal dalam suatu bisnis dapat menentukan arah bisnis Anda. Apakah Anda akan membuka kedai kopi atau usaha kopi keliling? Selengkapnya akan dibahas tentang modal usaha kedai kopi dan kopi keliling.
Modal Usaha Kedai Kopi
Membuka kedai memang membutuhkan modal usaha yang besar. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa membuka kedai kopi dengan modal usaha yang minim. Berikut akan dijelaskan secara rinci bagaimana memulai bisnis kedai kopi dengan modal yang minim. Jika Anda tidak memiliki modal yang besar, Anda cukup menyediakan modal sebesar kurang lebih 16 juta sebagai modal awal membuka kedai kopi. Berikut estimasi biayanya.
1. Modal untuk membeli peralatan
Anda bisa membeli beberapa peralatan berikut ini:
Milk frother seharga Rp100.000
Milk jug seharga Rp100.000
Ketel seharga Rp280.000
Grinder listrik seharga Rp400.000
Vietnam drip seharga Rp130.000
Mini burner seharga Rp85.000
French Press seharga Rp80.000
V60 seharga Rp.100.000
Syphon seharga Rp850.000
Moka pot seharga Rp100.000
Jadi total biaya peralatan sebesar Rp2.225.000
2. Modal perlengkapan
Kulkas seharga Rp1.000.000
Bahan-bahan (susu, biji kopi, bahan makanan) seharga Rp1.500.000
Rak dari kayu seharga Rp200.000
Kursi dan meja duduk pelanggan seharga Rp750.000
Meja untuk barista seharga Rp2.000.000
Jadi total perlengkapan sebesar Rp5.450.000
3. Biaya lainnya
Gaji part time karyawan (barista) Rp3.000.000
Biaya sewa tempat dan biaya renovasi Rp5.000.000
Biaya listrik dan retribusi Rp300.000
Jadi total biaya lainnya sebesar Rp8.450.000.
Dari ketiga biaya di atas, total keseluruhannya sebesar Rp16.125.000. Kisaran ini bisa Anda jadikan sebagai modal awal usaha kedai kopi Anda.
Modal Usaha Kopi Keliling
Jika biaya membuka kedai kopi seperti di atas terlalu mahal, Anda bisa beralih untuk usaha kopi keliling berikut estimasi biayanya.
Termos besar untuk air panas (2,5 liter) seharga Rp150.000.
Termos jumbo untuk es batu (6,5 liter) seharga Rp50.000.
Gelas plastik berbentuk cup dengan ukuran kurang lebih 14 oz sebanyak 50 biji seharga Rp15.000.
Gelas plastik ukuran 20 oz sebanyak 50 biji seharga Rp15.000.
Kopi sachet atau minuman sachet lainnya seharga Rp200.000.
Sedotan plastik (20 biji) seharga Rp8.000.
Jadi total biaya keseluruhan adalah Rp438.000. Dengan modal kurang dari setengah juta Anda sudah bisa berbisnis kopi keliling. Pastikan Anda memiliki sepeda motor atau sepeda sebagai kendaraan untuk jualan keliling.
Perkembangan Bisnis Kopi
Mengingat minat masyarakat yang semakin hari semakin banyak mengonsumsi kopi. Membuat perkembangan bisnis kopi juga terus melejit. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya konsumsi kopi secara nasional sebanyak 20 persen (pada tahun 2021) dari konsumsi tahun 2018.
