0
media

Punya Modal Kecil Mending Buka Kedai Apa Kopi Keliling?

Oct 12, 2022

Tingginya konsumsi kopi di tengah masyarakat Indonesia membuat kopi menjadi peluang usaha yang begitu menjanjikan. Ada beberapa ide peluang usaha di bisnis kopi mulai dari membuka cafe, gerai atau kedai kopi, hingga jualan kopi keliling. 


Peluang bisnis kopi keliling saat ini juga terbilang menjanjikan dan menguntungkan. Dengan jualan kopi keliling, Anda menjual kopi dengan fleksibel yaitu mengunjungi tempat-tempat keramaian, seperti kampus, sekolah, instansi pemerintah, perkantoran, taman hiburan, atau destinasi wisata. 


Lantas mending mana membuka kedai kopi atau kopi keliling jika punya modal kecil? Untuk selengkapnya, perhatikan ulasan berikut.


Sebelum Anda berbisnis, hal terpenting yang perlu Anda siapkan adalah modal usaha, Modal usaha awal dalam suatu bisnis dapat menentukan arah bisnis Anda. Apakah Anda akan membuka kedai kopi atau usaha kopi keliling? Selengkapnya akan dibahas tentang modal usaha kedai kopi dan kopi keliling. 


Modal Usaha Kedai Kopi


Membuka kedai memang membutuhkan modal usaha yang besar. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa membuka kedai kopi dengan modal usaha yang minim. Berikut akan dijelaskan secara rinci bagaimana memulai bisnis kedai kopi dengan modal yang minim. Jika Anda tidak memiliki modal yang besar, Anda cukup menyediakan modal sebesar kurang lebih 16 juta sebagai modal awal membuka kedai kopi. Berikut estimasi biayanya.


1. Modal untuk membeli peralatan

Anda bisa membeli beberapa peralatan berikut ini:


  • Milk frother seharga Rp100.000

  • Milk jug seharga Rp100.000

  • Ketel seharga Rp280.000

  • Grinder listrik seharga Rp400.000

  • Vietnam drip seharga Rp130.000

  • Mini burner seharga Rp85.000

  • French Press seharga Rp80.000

  • V60 seharga Rp.100.000

  • Syphon seharga Rp850.000

  • Moka pot seharga Rp100.000


Jadi total biaya peralatan sebesar Rp2.225.000


2. Modal perlengkapan


  • Kulkas seharga Rp1.000.000

  • Bahan-bahan (susu, biji kopi, bahan makanan) seharga Rp1.500.000

  • Rak dari kayu seharga Rp200.000

  • Kursi dan meja duduk pelanggan seharga Rp750.000

  • Meja untuk barista seharga Rp2.000.000


Jadi total perlengkapan sebesar Rp5.450.000


3. Biaya lainnya


  • Gaji part time karyawan (barista) Rp3.000.000

  • Biaya sewa tempat dan biaya renovasi Rp5.000.000

  • Biaya listrik dan retribusi Rp300.000


Jadi total biaya lainnya sebesar Rp8.450.000.


Dari ketiga biaya di atas, total keseluruhannya sebesar Rp16.125.000. Kisaran ini bisa Anda jadikan sebagai modal awal usaha kedai kopi Anda. 


Modal Usaha Kopi Keliling


Jika biaya membuka kedai kopi seperti di atas terlalu mahal, Anda bisa beralih untuk usaha kopi keliling berikut estimasi biayanya.


  1. Termos besar untuk air panas (2,5 liter) seharga Rp150.000.

  2. Termos jumbo untuk es batu (6,5 liter) seharga Rp50.000.

  3. Gelas plastik berbentuk cup dengan ukuran kurang lebih 14 oz sebanyak 50 biji seharga Rp15.000.

  4. Gelas plastik ukuran 20 oz sebanyak 50 biji seharga Rp15.000.

  5. Kopi sachet atau minuman sachet lainnya seharga Rp200.000.

  6. Sedotan plastik (20 biji) seharga Rp8.000.

 

Jadi total biaya keseluruhan adalah Rp438.000. Dengan modal kurang dari setengah juta Anda sudah bisa berbisnis kopi keliling. Pastikan Anda memiliki sepeda motor atau sepeda sebagai kendaraan untuk jualan keliling. 


Perkembangan Bisnis Kopi


Mengingat minat masyarakat yang semakin hari semakin banyak mengonsumsi kopi. Membuat perkembangan bisnis kopi juga terus melejit. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya konsumsi kopi secara nasional sebanyak 20 persen (pada tahun 2021) dari konsumsi tahun 2018.