0
media

Daerah Penghasil Kopi Terbesar di Indonesia Apa Saja?

Oct 12, 2022

Tanaman kopi merupakan jenis tanaman yang menjadi komoditas perdagangan paling besar di dunia. Sehingga di Indonesia sendiri dibudidayakan dalam skala yang masif. Hal tersebut dikarenakan kopi merupakan minuman yang sangat diminati oleh semua kalangan di seluruh belahan dunia. Tingginya minat dunia terhadap kopi memberikan peluang bagi Indonesia untuk ikut meramaikan ekspor komoditas kopi di dunia perkopian Internasional. 


Di Indonesia sendiri tanaman kopi bisa tumbuh dengan baik, entah itu dari jenis tanaman kopi robusta atau arabika. Di Indonesia sendiri, daerah penghasil kopi berkualitas cukup banyak. Suhu, tanah, iklim, curah hujan, serta dataran di wilayah Indonesia mempengaruhi kualitas cita rasa kopi. Sehingga kopi dari Indonesia memiliki penggemar yang banyak dari seluruh belahan dunia. Lalu daerah mana saja di Indonesia yang menjadi penghasil kopi terbaik? Selengkapnya sebagai berikut.


Indonesia Sebagai Negara Penghasil Kopi Terbesar ke-4 Dunia


Mengingat Indonesia merupakan salah satu negara terbesar di dunia, serta memiliki sumber daya alam yang melimpah. Indonesia mampu menghasilkan biji kopi terbaik. Hal tersebut dipengaruhi oleh letak geografis, suhu, cuaca, cahaya matahari yang cukup, tanah yang subur, dan curah hujan yang cukup. 


Biji kopi Indonesia terkenal memiliki cita rasa yang khas, unik, dan autentik. Banyak jenis kopi Indonesia yang disukai oleh pecinta kopi dunia seperti kopi luwak, kopi toraja, kopi gayo, dan lainnya. Banyaknya permintaan kopi Indonesia di pasar kopi internasional menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar ke-4 dunia menurut USDA (Departemen Pertanian Amerika Serikat) pada tahun 2020. Hal tersebut dikarenakan Indonesia mampu mengekspor kopi sebanyak 10,7 juta karung (dengan berat setiap karungnya 60 kg) pada tahun 2019-2020. 


Kopi Salah Satu Sumber Devisa Indonesia


Kesuksesan kopi menjadi komoditas ekspor non migas terbesar Indonesia memberikan dampak positif bagi negara. Tingginya tingkat ekspor dibandingkan impor membuat neraca perdagangan Indonesia menjadi surplus dan menambah devisa negara. 


Daerah Penghasil Kopi di Indonesia


Berikut beberapa daerah di Indonesia yang menjadi produsen kopi terbesar dunia dengan kualitas kopi terbaik.


1. Aceh

Daerah aceh mampu menghasilkan kopi Gayo sebanyak 30.000 hingga 40.000 ton setiap tahunnya untuk diekspor di seluruh dunia.


2. Sumatera Utara 

Setiap tahunnya, daerah Sumatera Utara mampu menghasilkan 10.000 hingga 15.000 ton kopi Mandheling, dan menghasilkan 5.000 hingga 10.000 ton kopi lintong untuk di ekspor di dunia.


3. Bengkulu

Daerah Bengkulu mengekspor kopi Mangkuraja sebanyak 1.000 hingga 1.500 ton di pasar kopi internasional.


4. Jawa Barat

Mengekspor 500 hingga 1.500 ton kopi Java Preanger.


5. Jawa Timur

Mengekspor 3.000 hingga 5.000 ton kopi Java


6. Sulawesi Selatan

Mengekspor kopi Toraja sebanyak 5.000 hingga 10.000 ton. Selain itu juga mampu mengekspor kopi Toarco Toraja Estate sebanyak 500-1.000 ton di pasar kopi internasional.


7. Bali

Daerah bali mampu mengekspor kopi Kintamani Bali sebanyak 2.000 hingga 3.000 ton serta mengekspor kopi Dewa Gunung (God Mountain Coffee) sebanyak 500 hingga 1000 ton.


8. Nusa Tenggara Timur

Mampu mengekspor kopi Bajawa Flores sebanyak 2.000-3000 ton.


9. Papua

Mampu mengekspor kopi lembah Baliem (Baliem Valley Coffee) sebanyak 1.000 ton.


10. Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera

Beberapa daerah di pulau Jawa, Bali, dan Sumatera juga mampu mengekspor kopi Luwak sebanyak 20 hingga 30 ton.


Cara Merawat Tanaman Kopi


Berikut beberapa cara merawat tanaman kopi:


  1. Pastikan tanaman kopi yang Anda tanam memenuhi syarat tumbuh, misalnya seperti ketinggian, curah hujan, suhu udara, struktur tanah, dan sinar matahari yang cukup. Perhatikan jenis tanaman kopi yang Anda tanam termasuk jenis arabika atau robusta.

  2. Lakukan penyiraman secara rutin pada masa awal penanaman. Lakukan penyiraman berkala setiap 2 minggu sekali pada musim kemarau.

  3. Lakukan pemupukan secara rutin pada usia pertama penanaman. Selanjutnya pupuk setiap 6 bulan sekali. Gunakan pupuk alami seperti pupuk kompos.

  4. Bersihkan tanaman parasit dan hama pengganggu yang menempel di sekitar tanaman kopi, gunakan pestisida alami.

  5. Perhatikan suplai sinar matahari selalu cukup.


Demikian beberapa daerah penghasil kopi di Indonesia yang menjadi produsen kopi terbesar dunia. Setelah Anda mengetahui daerah-daerah tersebut apakah Anda tertarik untuk membudidayakan tanaman kopi atau hanya sekedar tertarik menikmati kopi dari daerah tersebut?